Pola Pikir

Saat Bersantai di Hari Minggu

Oke, seharian ini saya menghabiskan waktu untuk berpikir dan mencoba mengingat-ingat setiap hari Minggu yang saya lalui seumur hidup saya.

Dulu, ada Doraemon di Minggu pagi. Baca komik strip di segmen Percil, segmen untuk anak-anak, dalam Koran Pikiran Rakyat. Mandi sedikit lebih siang dibandingkan hari-hari biasanya. Lalu bersama Mama dan Faiz pergi ke mall. Apapun mallnya, urutannya pasti beli komik di toko buku, main di game center, makan, pulang! Tak ada rutinitas lebih baik dari itu rasanya. Di minggu-minggu tertentu, ada Papa juga ikutan dalam rutinitas ini. Biasanya, kalau ada Papa, beli komiknya jadi lebih banyak.

Oh iya, jangan sampai ketinggalan, beli kaset PlayStation. Walaupun gak pernah menamatkan game apapun, saya lumayan suka eksplor main game. Favoritnya dulu tuh… Crash Bandicoot (baik yang petualangan maupun yang balapan), Spyro (ini karena Mama suka banget main ini), Harvest Moon (tapi petaninya ga pernah keluyuran sampe malem, berasa serem gelap gitu layarnya), Bully (main ini tuh pas SMP, biar tahu kalau SMA tuh kayak gimana environmentnya), Grand Auto Theft (cuma buat nembak-nembakin orang dan naik kendaraan keren—pake cheat). Kalau di laptop, game favoritnya tuh The SIMS (jadi ngerti kalau manusia tuh pasti punya “value”-nya masing-masing), Sim Theme Park (biar ga usah jauh-jauh ke Dufan), dan Lemonade Tycoon (seneng liat orang antre terus muncul emot senyum).

Kenapa main gamenya gak pernah tamat? Karena namatin game itu susah, dan bikin geregetan. Padahal, buat saya, main game tuh, ya, buat senang-senang. Kalau stak dan bikin kesel, mending ngerjain latihan soal ujian aja deh. Outputnya jelas kan, bikin orang tua bangga kalau dapat nilai bagus. Habis itu bisa dapat komik juga. Haha!

Lalu, muncullah era softball. Setiap weekend. Latihan dan pertandingan. Belajar jadi bagian dalam tim. Aktualisasi diri yang menyenangkan! Apalagi kalau lagi kesal ataupun penat, saya bisa melampiaskannya dengan lempar bola keras-keras atau minta free batting! Ga menyakiti siapa pun, sekaligus menambah skill pula. Gini-gini, dulu saya pernah dapet titel Most Valuable Player dan Best Hitter, loh! Pernah dua kali main di Kejuaraan Nasional Junior juga, di tim Jawa Barat. Btw, softball tuh alasan kenapa akun sosmed saya: dh25ila. Jadi, 25 itu nomor punggung. Nomor punggung kan letaknya di tengah punggung kan. Makanya, diselipkan di nama panggilan saya. Iya, secinta itu saya sama softball.

Fast forward, saya berada di hari ini sedang mencoba merefleksikan diri dan mendefinisikan hari Minggu.

Banyak negara yang membuat weekend itu, ya, waktunya libur. Libur sekolah dan libur kerja. Hari Minggu, termasuk di dalamnya.

Untuk membangkitkan semangat atau motivasi belajar/kerja kata orang kudu rehat sejenak. Percaya dengan itu, jadi lah dulu saya cari hal-hal yang menyenangkan, seperti main game, baca komik, jalan-jalan ke mall. Pokoknya lakukan apapun yang bisa jadi aspirin untuk rutinitas yang memeras otak, harus belajar lah, harus ujian lah.

Suatu hari, saya mendengar sebuah kalimat dari bapak ini.

“Anak muda itu apa sih yang butuh di-rileks-kan? Kenapa butuh break? Coba pikir, kalian tuh sebenernya ngerasa capek karena butuh istirahat atau karena gak ada progress, ga ada hasil, sih?”

Dan, sekarang hari Minggu. Sepertinya saya harus beranjak dari bangku.

 

 

Advertisements
Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s