Masa Belia

Mengulangi Tahun, Eh, Mengurangi

Aduh dari judulnya sih sebenernya pengen diganti, soalnya nyeremin. Saya ulang tahun ke-16 pada tanggal 10 Mei 2010 kemarin. Bertambah usia berarti mengurangnya jatah kita hidup di dunia ini. HUA! UDAH AH! Serem ah! Udahan ah udahan.

Oh iya belum assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh, nanti takutnya isi postingannya ga membawa berkah. Emang ga berkah deng, kalo berkah sih yang dibawa ibu-ibu pengajian, sebagai tanda gaji karena telah mengaji.

Ulang tahun yang sekarang sih biasa-biasa aja, sama kayak hari biasa. Cuma kadonya yang ga biasa!

Kado pertama, dikasih dari Nurul Indah Sofia dengan account twitter @ruilytuily (kayak ada kesan mistisnya gitu ya, tuily, yang bisa diplesetkan menjadi twilight dan TUYUL! Aaaaaa) dan Annisa Dila Frida dengan account twitter @adilasaurus (dila memang suka dengan dinosaurus karena dinosaurus itu besar atau mungkin dia suka nugget bentuk dinosaurus atau suka membaca thesaurus bahasa inggris). Mereka berdua memberi saya kado yang sangat saya perlukan! Kadonya adalaaah….

MUKENA BIRU

Kalo di sekolah, pas istirahat kedua mau shalat dzuhur, saya pasti ga kebagian mukena sekolah, jadi minjem Nurul pas dia udah selesai. Oh iya setiap Nurul selesai shalat, dia pasti berdo’a dengan khusyu, maka dari itu saya membisikkan nama saya supaya dido’akan juga. Mengapa saya nitip do’a ke Nurul? Karena dia sering dianiaya oleh Dila (si penggemar dinosaurus atau thesaurus mungkin) dan Dhila (bernomorpunggung 25). Menurut sepengetahuan saya, do’a orang teraniaya lebih cepat dikabulkan Allah SWT.

Setelah dengan serah terima mukena ini, keesokan harinya langsung saya pakai. Di-ria-kan juga (baca: dipamerkan).

Lalu, lalu, ada kado dari mama yaitu..

ALAT MANDI

Nah ini dia nih, ini dia. Kado yang bikin saya kegeeran. Waktu itu, pada sore hari, di hari ulang tahun saya, saya sedang mengakses internet di kamar. Sendirian. Layaknya anak kos. Osh kosh b’gosh, merek baju saya  waktu saya masih duduk di bangku TK, waktu saya masih berponi pas pake kerudung, waktu pas ulang tahun ngundang temen TK dan sekomplek terus beli kue dengan ornamen bebek lagi berenang.

Kembali ke topik sebelumnya. Saya lagi mengakses internet di kamar, lalu ada ketukan di pintu kamar. Wah itu mama! Jangan-jangan mau ngasih kado kamera! Pas dibuka, taraaaat! Kukira barang padat ternyata barang cair. Kukira kamera ternyata sabun cair. Butuh sih, tapi meleset dari perkiraan waktu dikasihnya. Biasanya kan beli sama mama, barengan gitu, tapi ini diketuk di kamar, di delivery, ya wajarlah saya kira mau dikasih kamera soalnya kan ulang tahun.

Oh iya Body Shop-nya juga ngasih kado loh, kadonya adalah Lily Aqua Body Lotion. Itu tuh yang paling kanan di foto atas.

Terus, terus, Ka Khansa Gian Yossiandhie dan Avi Dhayita Widyastutie memberikan kado….

SANDAL RUMAH DORAEMON

Dikasihnya malem-malem, abis aku dikasih sabun.  Dianterin kadonya pas hujan hujan gitu. Tapi Avi ga ikut, cuma Ka Khansa aja, soalnya lagi privat. Asik anget. Pas dikasih kado sandal tuh pas aku lagi down banget soalnya insiden kukira kamera ternyata sabun. Jadi seneng lagi deh.

Pertamanya aku pake pas lagi tidur supaya anget kakinya, sayang kalo dipake mondar mandir di rumah, nanti kotor harus dilaundry gimana? Saya tak mau terpisahkan dari sandal doraemon. Tapi karena tuntutan zaman dan cuaca yang dingin, aku pake deh jalan jalan di rumah.

Saya mau beritahu anda, bahwa yang namanya Fadhila Hasna Athaya itu pantang menyerah. Jadi, keesokan harinya sepulang sekolah, mama nawarin jemput via sms. Nawarinnya yang via sms, bukan jemputnya. Saya kan bukan manusia yang terdiri dari kumpulan karakter atau emoticon. Lalu, saya ajak mama ke BEC. Begitu mama mau diajak ke sana, barulah saya menemukan celah yang lebarnya luar biasa. Celah menuju pembelian kamera. Di saat mama mau diajak ke BEC, saya sudah optimis, pasti dibelikan. Dan kun fayakun!

CANON EOS 550D

Kado ini ditebus dengan uang tabungan saya sebanyak 2.000.000 rupiah. Untung aku ga bilang aku punya tabungan 3.000.000 rupiah, aku cuma nawarin bantuin 2.000.000 rupiah dan langsung deal.  Menebus kamera ini sama dengan bertemu dengan anak kandung yang hilang tapi tak pernah saya lahirkan.

Standard

3 thoughts on “Mengulangi Tahun, Eh, Mengurangi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s