Masa Belia

Angin Sepoi Mengenai Mobil Bak Terbuka

Sekarang itu musim kampanye. Merajalelalah kampanye di mana-mana. Mulai dari iklan di layar kaca, di koran, baligho, di radio, bernafaskan kampanye semua.

Dari pengamatan saya, sebagai pengendara sepeda yang keliling jalan sekitar rumah doang atau lebih tepatnya Rumah-Warung PP, yang terlihat hanya baligho milik Barick Ahmad Setiawan. Sedangkan dari pengamatan saya sebagai penumpang mobil orangtua yang paling banyak saya lihat iklannya dan paling saya hafal diantaranya, Mariana Deden, Happy Bone Zulkarnain, Barick Ahmad Setiawan dan Ketut Sustiawan.

Banyak sekali baligho yang mereka pasang. Saya bertanya-tanya, apa dengan menjajakan setiap penjuru kota dengan wajah beliau-beliau ini dengan baligho yang mungkin mengangkat pamor mereka akan membuat kita sebagai masyarakat memilih mereka? Kita lihat saja nanti, tanggal 9 April 2009.

Tadi sore, sepulang membeli makanan dari Bebek Van Java, mobil saya melintas ke Jalan Dipatiukur. Seperti biasa, padat merayap. Orang-orang berkendara di jalanan menggunakan kendaraan mereka, bukan dengan kendaraan tetangga. Dan saya melihat pemandangan yang kurang biasa. Saya melihat mobil bak terbuka. Sudah biasa? Memang. Namun bila mobil bak ini tanpa pintu di kedua sisi? Jarang memang. Harusnya ditilang oleh kutilang polisi lalu lintas. Bayangkan saja, supirnya pun tak mengenakan sabuk pengaman. Mobil itu membawa beberapa orang yang mengenakan pakaian serupa yang mengusung satu partai dan satu nama. Nama siapa? Nama adik saya kah? Bukan, tentu saja. Sekarang itu musim kampanye. Kampanye merajalela di mana-mana. Sudah dapat klu? Tepat sekali jika anda menjawab nama caleg.

dsc04417Tanpa sabuk pengaman, spion bahkan pintu! Horor nian. Mungkin jiwa mobil bak berkarat tanpa pintu dan spion ini adalah jiwanya mobil golf yang dapat melaju di lapangan golf yang luas nyaris tanpa batas. Amati perilaku orang-orang yang berada di mobil itu. Apakah perilaku mereka itu seperti orang yang dengan penuh perjuangan haus akan dukungan dan memancing perasaan orang lain untuk mendukung seseorang yang mereka usung? Tentu tidak menurut saya. Apakah mereka melakukan kegiatan ini berdasarkan hati mereka atau uang? Menurut saya opsi kedua yang tepat. Tapi cara mereka untuk mendapatkan uang dengan halal ini jauh lebih terpuji daripada mereka yang dengan nyaman menghambur-hamburkan uang yang entah darimana mereka dapatkan, yang diragukan haram atau halalnya.

Di bagian depan mobil ini terpampang foto wanita berkacamata, berlipstik merah yang anda pasti tahu siapa beliau. Tapi bukan beliau yang menyewa jasa kampanye keliling tapi salah satu dari caleg yang berpartai sama dengan ibu ibu yang berkacamata tadi. Salah satu dari yang saya sebut diatas, di paragraf-paragraf awal.

Saya melihat kampanye yang dilakukan mas-mas di foto itu seperti urak-urakan, mengabaikan peraturan lalu lintas di jalanan tapi mereka berlindung dibawah nama sang caleg. Tapi selama mereka belum membakar sepeda saya, Dulibai, ya silahkan silahkan saja. Ngga deng. Harusnya mereka kampanye dengan sopan dan menaati peraturan lalu lintas.

Standard

3 thoughts on “Angin Sepoi Mengenai Mobil Bak Terbuka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s