Masa Belia

Aku Hampir Kehilangan Alat Telekomunikasi Nirkabel Tadi Siang

Alhamdulillah Allah SWT masih melindungi saya. Makhluknya yang mau UN tanggal 27-30 April 2009.

Jadi apa yang mau hilang? Nyawa? Bukan. Sesuai judulnya, yang hampir hilang adalah alat telekomunikasi nirkabel alias handphone.

Tadi siang, saya dan Danti mau pergi ke Ciwalk sambil menunggu waktu les di Bimbingan Belajar Tridaya. Naik angkot antapani yang ternyata telah berisi Ica juga sebelum kami naik. Pas ada segerombolan teteh-teteh turun deket BIP, ada ibu separuh baya berkerudung naik. Dia duduk di sebelah Ica. Ica berada di kursi yang ada di belakang supir. Namun Ica pindah ke sebelah Danti yang duduk di depan saya. Saya duduk di pojok kursi. Kursi yang tadi Ica duduki. Tak lama kemudian, ibu itu mendekat ke arah saya, membuka jendela. Aneh. Padahal di dekat dia juga sudah ada jendela. Dia duduk berdempetan dengan saya. Angkot saat itu hanya berisi aku, Danti dan Ica, tak lupa si ibu sialan itu. Aku tak curiga apa apa.

Nah, pas mau turun, saya merasa ada yang aneh dengan handphone yang berada di saku kanan saya. Serasa mau jatuh. Ya sudah, saya pegangi tali handphonenya, dan saya, Danti juga Ica turun. Lalu, wah! Saya mendapati saku saya bolong. Betul kawan, bolong. Saya amati, nampaknya rok saya itu robek karena silet dan semacamnya, di sekitar robekan yang paling besar, ada beberapa robekan kecil. Wah, sepertinya ada percobaan yang gagal sehingga ibu laknat itu mencoba berkali-kali. Akh! Terkutuklah dia!

Standard

2 thoughts on “Aku Hampir Kehilangan Alat Telekomunikasi Nirkabel Tadi Siang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s